Berita

UIKA Bogor Lepas 1139 Mahasiswa Untuk mengabdi ke desa-desa

Di lihat 917 alazies

Sebanyak 1139 orang mahasiswa Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Terintegrasi 2016  dan akan disebar ke 4 kecamatan yakni kecamatan Caringin (12 desa), kecamatan Cigombong (9 desa), Kecamatan Megamendung  (12 desa), kecamatan Tamansari (9 desa). Penyelenggaran KKN Tematik merupakan bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi yang wajib diikuti oleh civitas akademi khususnya bagi mahasiswa. Sehingga melalui KKN Tematik ini, mahasiswa diharapkan menghasilkan kemampuan riset dan dapat memetakan keluarga miskin serta memberdayakan masyarakat desa.

Pelepasan mahasiswa KKN dihadiri langsung Asisten Bidang Kestra Kabupaten Bogor, Roy E Khoerudin mewakili Bupati Bogor, Rektor Universitas Ibn Khaldun, Dr H.E. Bahruddin, M Ag,  Perwakilan BAPEDA Kabupaten Bogor, Perwakilan dari empat kecamatan lokasi KKN, dan beberapa unsur dari pemerintahan lainnya.  bertempat di Kampus Universitas Ibn Khaldun di Bogor,Selasa (28/6).

Melalui Program KKN Terintegrasi bekerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten Bogor, 79 Kelompok ini ditempatkan di 42 Desa dengan fokus kegiatan salahsatunya untuk memberantas buta aksara di empat kecamatan tersebut. Karena dari data awal yang kami himpun dari pemerintah Jabar, masih banyak terdapat masyarakat tidak bisa baca tulis, serta kitapun akan menanam pohon sebanyak 3000 pohon untuk penghijauan” terang Dr. A Rahmat Rosyadi, SH, MH, Ketua LPPM UIKA Bogor sekaligus Ketua KKN UIKA 2016,  Usai Prosesi pelepasan berlangsung.

Selama 40 hari, mahasiswa terjun langsung di tengah masyarakat. Bersoisalisasi, menerapkan pengetahuan yang didapat dari bangku kuliah dalam kehidupan nyata.

"Setelah mereka tahu ilmunya, saatnya mereka menerapkan. Karena nanti setelah mereka lulus, pasti akan berada di tengah masyarkat. Harus bisa menjadi agen perubahan di masyarakat," ujarnya.

KKN kali ini juga merupakan yang terbesar  dengan gabungan enam fakultas dan 15 Program Studi-S1. "Awalnya KKN model ini diterapkan di fakultas agama islam dan Fakultas Ilmu Keguruan saja, namun di tahun Ini sesuai dengan SK yang dikeluarkan Rektor, bahwa seluruh Program studi S1 yang ada di UIKA Bogor, wajib mengikuti KKN, maka hal itu harus diikuti ," imbunnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat dalam bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

"Kita tengah mengidentifikasi apa saja permasalahan yang ada di empat kecamatan tersebut. Dalam waktu dekat, kami akan dapatkan laporan keselurhan dari mahasiswa KKN. Kami simpulkan dan rekomendasikan kepada Pemerintahan Kabupaten Bogor. Kami juga akan monitoring perkembangan yang sudah dilakukan mahasiswa di sana, agar terus berjalan," pungkasnya.

 

Foto bersama Peserta KK kec-cigombong Pelepasan Mahasiswa KKN
   
Pengarah Peserta KKN Penyerahan bibit pohon

Berita Lainnya