thumb

BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (1/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula UIKA Bogor mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini merupakan hasil kolaborasi Unit Layanan Kesehatan (ULK) UIKA Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor, dan UPTD Puskesmas Kedung Badak.


Pada pelaksanaan hari pertama, pemeriksaan menyasar mahasiswa dari Fakultas Agama Islam, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Hukum, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kegiatan akan dilanjutkan pada Jumat (2/10/2026) di Unit Layanan Kesehatan, Gedung Rektorat, bagi mahasiswa Fakultas Teknik dan Sains serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.


Kepala Unit Layanan Kesehatan UIKA Bogor, Andreanda Nasution, S.K.M., M.Kes., mengatakan total mahasiswa yang menjadi target pemeriksaan mencapai 1.392 orang.


“Besar harapan kami target ini dapat tercapai, bahkan lebih dari target yang ingin dicapai,” ujarnya.


Pemeriksaan yang diberikan meliputi tinggi dan berat badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta layanan konsultasi dan edukasi kesehatan. Kegiatan juga dilengkapi program Mobil Curhat sebagai ruang layanan konsultasi bagi mahasiswa.


Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya UIKA Bogor, Dr. Budi Susetyo, yang mewakili Rektor, menegaskan bahwa kesehatan menjadi modal penting dalam menjalani proses akademik.
Menurutnya, ada dua hal sederhana namun penting agar mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan baik, yakni sehat dan bahagia.


“Kalau sudah sehat, insyaallah proses perjalanan akademik akan lancar. Kalau sudah bahagia, mudah-mudahan semuanya akan dimudahkan,” pesannya.


Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan berbagai layanan yang telah tersedia di kampus. Untuk persoalan kesehatan fisik, mahasiswa dapat mengakses ULK, sementara kebutuhan terkait kesehatan mental dapat ditangani melalui Unit Layanan Bimbingan dan Konseling.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bogor, Bai Kusnaidi, S.K.M., M.P.H., mengapresiasi UIKA Bogor yang dinilai aktif menjadi mitra dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.


Ia menjelaskan, program CKG menggunakan pendekatan siklus hidup dan mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan ibu dan anak, penyakit tidak menular, penyakit menular, kesehatan jiwa, konseling, hingga edukasi kesehatan.


“UIKA Bogor selama ini menjadi mitra strategis Dinas Kesehatan. Kontribusi kampus sangat penting dalam memperluas cakupan pemeriksaan kesehatan, khususnya bagi kelompok usia muda,” ujarnya.


Data pemeriksaan tahun sebelumnya juga menjadi perhatian ULK UIKA Bogor. Dari pemeriksaan mahasiswa pada 2025, ditemukan gangguan penglihatan sebesar 26,5 persen dan gangguan pendengaran sebesar 9,5 persen. Temuan tersebut menjadi dasar untuk tindak lanjut pemeriksaan dan penanganan lanjutan.


Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor berharap mahasiswa baru dapat memulai perjalanan akademiknya dalam kondisi fisik dan mental yang lebih sehat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun lingkungan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan sivitas akademika.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang