thumb

Bogor — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menegaskan eksistensinya di kancah akademik global melalui partisipasi aktif para dosen dan mahasiswa pascasarjana dalam Two-day Online International Conference on “The Life and Contributions of Taha Jabir al-Alwani” yang diselenggarakan pada 27–28 Desember 2025. Konferensi internasional ini digelar oleh Institute of Objective Studies (IOS), New Delhi, India, bekerja sama dengan IIUM Malaysia, Universitas Ibn Khaldun Bogor, serta International Islamic Fiqh Academy Jeddah, Arab Saudi .

 

Dalam forum ilmiah bergengsi tersebut, UIKA Bogor mengirimkan enam perwakilan yang berkontribusi sebagai tamu kehormatan dan pembicara pada berbagai sesi teknis.

 

Rektor UIKA Bogor Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si. hadir sebagai Guest of Honour, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Assoc. Prof. Dr. Budi Susetyo, Ir., M.Sc., selaku Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Inovasi, dan Pengembangan UIKA Bogor, pada sesi pembukaan konferensi internasional tersebut .

 

Sementara itu, kontribusi akademik UIKA diperkuat oleh para dosen dan sivitas akademika yang tampil sebagai pembicara dalam sejumlah sesi tematik. Dr. Nirwan Syafrin, Senior Lecturer UIKA Bogor, menjadi pembicara pada Technical Session II, membahas revitalisasi teks-teks Qur’ani definitif dalam pemikiran Islam kontemporer melalui perspektif Taha Jabir al-Alwani .

 

Pada Technical Session III, Dr. Abas Mansur Tamam, dosen Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor, memaparkan gagasan tentang epistemologi tauhidik Taha Jabir al-Alwani dan integrasi keilmuan dalam reformasi pendidikan Islam. Pada sesi yang sama, Wahyu Hidayat, Ph.D Candidate UIKA Bogor, mengangkat topik pemberdayaan ekonomi mikro syariah melalui pendekatan fiqh al-aqalliyyat yang terintegrasi dengan maqashid al-shariah dan keuangan syariah .

 

Kontribusi mahasiswa pascasarjana UIKA Bogor juga tampak pada Technical Session IV, melalui pemaparan Muhammad Ikrar Nur Fikri, mahasiswa Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor, yang mengkaji ulang fungsi produksi klasik dalam konteks perusahaan syariah .

 

Selanjutnya, pada Technical Session VI, Muhammad Redha, Ph.D Candidate UIKA Bogor, menyampaikan pemikiran Taha Jabir al-Alwani terkait etika perbedaan dalam Islam dan relevansinya terhadap tata kelola kehidupan beragama di Indonesia yang majemuk .

 

Partisipasi aktif para akademisi UIKA Bogor dalam konferensi internasional ini mencerminkan komitmen universitas dalam mengembangkan tradisi keilmuan Islam yang integratif, kritis, dan berorientasi global. Kehadiran UIKA tidak hanya memperkuat jejaring akademik internasional, tetapi juga menegaskan peran strategis UIKA Bogor sebagai kampus Islam yang berkontribusi nyata dalam diskursus pemikiran Islam kontemporer di tingkat dunia.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

https://sikeren.untirta.ac.id/ https://hukum.janabadra.ac.id/unduhan/ https://jadwal.dent.unhas.ac.id/ https://psr.hangtuah.ac.id/ https://pmr.hangtuah.ac.id/ https://jpmp.hangtuah.ac.id/