Bogor — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor secara resmi meluluskan 227 mahasiswa dalam kegiatan Yudisium Tahun 2025 yang digelar pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Auditorium Prof. Abdullah Siddiq, S.H., UIKA Bogor.
Yudisium kali ini mengusung tema “Menjadi Cahaya di Ambang Zaman: Menapaki Hari Esok dengan Jiwa Beriman” sebagai refleksi peran lulusan FAI UIKA dalam menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan nilai keimanan, akhlak, dan keilmuan Islam.
Pada semester ini, FAI UIKA Bogor meluluskan mahasiswa dari enam program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 97 mahasiswa, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) 45 mahasiswa, Ekonomi Syariah 29 mahasiswa, Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) 19 mahasiswa, Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) 13 mahasiswa, serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 11 mahasiswa. Dari total lulusan tersebut, terdapat 13 mahasiswa internasional asal Singapura, yang menandai semakin kuatnya kepercayaan global terhadap FAI UIKA Bogor.
Dekan FAI UIKA Bogor, Prof. Dr. Hj. Imas Kania Rahman, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah dinyatakan lulus. Ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian ilmu di tengah masyarakat dan bangsa.
“Lulusan FAI UIKA diharapkan mampu menjadi pribadi yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing global. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus diwujudkan dalam kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dekan FAI juga memaparkan komitmen fakultas dalam membangun budaya akademik yang religius dan kompetitif melalui penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Selain itu, FAI UIKA terus mendorong pengembangan minat dan bakat mahasiswa di berbagai bidang, seperti dakwah, hafiz Al-Qur’an, olahraga, hingga seni.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Yudisium, Dr. Bahrum Subagia, M.Pd., berpesan agar para lulusan tidak menjadikan gelar akademik sebagai tujuan akhir.
“Kami berharap ilmu yang telah diperoleh tidak berhenti pada gelar semata, tetapi diwujudkan dalam akhlak, profesionalisme, serta pengabdian kepada umat dan bangsa,” tuturnya.
Kegiatan yudisium ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun (YPIKA) Bogor, Dr. H. Didi Hilman, S.H., M.H., M.Pd.I., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah UIKA Bogor Dr. Hambari, M.A., jajaran struktural FAI UIKA Bogor, para Wakil Dekan, serta Ketua dan Sekretaris Program Studi di lingkungan FAI UIKA Bogor.
Dengan terlaksananya yudisium ini, FAI UIKA Bogor kembali menegaskan perannya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi cahaya peradaban di tengah dinamika zaman.