thumb
  • yoga
  • 0 Komentar
  • 24 Melihat
  • 0 Suka

Bogor — Kepemimpinan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di tengah krisis kemanusiaan. Ketua Senat UIKA, Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.S., bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Hambari, memimpin langsung tim misi kemanusiaan menuju wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

 

Rombongan bertolak dari Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026) sebagai bentuk kepedulian pimpinan perguruan tinggi terhadap masyarakat yang hingga kini masih berjuang pascabencana.

 

Prof. Didin Hafidhuddin menegaskan bahwa kehadiran pimpinan UIKA di lokasi bencana merupakan bagian dari nilai dasar kampus Islam yang menjunjung tinggi kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.


“Musibah ini mengingatkan kita bahwa peran intelektual harus sejalan dengan keberpihakan pada kemanusiaan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dr. Hambari selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan menyampaikan bahwa misi ini sekaligus menjadi teladan bagi sivitas akademika UIKA, khususnya mahasiswa, agar nilai empati dan pengabdian sosial dapat diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Kehadiran pimpinan kampus di tengah masyarakat terdampak adalah bentuk pembelajaran langsung tentang kepemimpinan dan kepedulian,” ungkapnya.

 

Dalam misi kemanusiaan tersebut, pimpinan UIKA bergabung bersama unsur Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Bogor, serta mitra sosial lainnya. Turut serta di antaranya Dr. Dwi Sudharto (Ketua Yayasan RSIB), H. Heri Haerudin, Eddy Tasman, H. Adriansyah Armawi, H. Heri Hasanuddin (Ketua Global Energi Wakaf), serta para relawan kemanusiaan.

 

Hingga saat ini, dampak banjir di Aceh Tamiang masih dirasakan secara serius. Banyak warga terpaksa bertahan di hunian darurat dengan keterbatasan fasilitas dasar. Menyikapi kondisi tersebut, Yayasan RSIB bersama IPHI Kota Bogor dan Lembaga Sosial Dakwah Islam (LSDI) Guru Sudharmo Medan menginisiasi pembangunan tiga kompleks hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir.

 

Setiap kompleks Huntara dirancang sebagai ruang hidup yang lebih layak, dilengkapi hunian sementara, mushola, MCK, dapur umum, fasilitas air bersih, serta penerangan, guna membantu masyarakat terdampak menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih manusiawi.

 

Melalui keterlibatan langsung Ketua Senat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, UIKA Bogor menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir secara nyata dalam aksi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

https://sikeren.untirta.ac.id/ https://hukum.janabadra.ac.id/unduhan/ https://sangermano.chiesavaldese.org/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://dosen.uinbanten.ac.id/ https://hackathon.hrsd.gov.sa/