Bogor – Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menyelenggarakan Workshop Mata Kuliah Kapita Selekta di Ruang Conference 2 Rektorat UIKA Bogor, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi jati diri Ibn Khaldun dalam sistem pembelajaran di lingkungan kampus.
Workshop tersebut dihadiri oleh para dosen pengampu mata kuliah Kapita Selekta dari berbagai fakultas serta Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor. Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber yang membahas pemikiran Ibn Khaldun secara komprehensif dari berbagai perspektif.
Narasumber pertama, Dr. Didi Hilman, MH., M.Pd.I., menyampaikan materi tentang sejarah berdirinya UIKA Bogor. Selanjutnya, Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, MS. membahas tentang pembentukan generasi Ulil Albab.
Dr. H. Abas Mansur Tamam, M.A. memaparkan analisis karya Ibn Khaldun serta relevansinya dengan isu-isu kontemporer. H. Hendri Tanjung, Ph.D. mengulas gagasan reformatif Ibn Khaldun dalam bidang ekonomi dan politik.
Materi tentang konsep manusia dalam pemikiran Ibn Khaldun disampaikan oleh H. Nirwan Syafrin, Ph.D., sementara Dr. Budi Handrianti, M.Pd.I. menutup rangkaian sesi dengan pembahasan tentang dinamika jatuh bangun peradaban menurut perspektif Ibn Khaldun.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Hj. Maemunah menyampaikan bahwa mata kuliah Kapita Selekta Ibn Khaldun secara nama memang baru, namun secara substansi nilai dan pemikirannya telah tersebar dalam berbagai mata kuliah sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa mata kuliah ini dihadirkan secara khusus untuk memberikan penguatan identitas akademik UIKA.
“Mata kuliah Kapita Selekta Ibn Khaldun ini merupakan mata kuliah baru secara nama, namun esensinya mungkin sudah tersebar di beberapa mata kuliah. Ini diadakan secara khusus untuk memberikan penguatan identitas kepada kita semua bahwa kita memiliki mata kuliah yang relevan dengan nama Universitas Ibn Khaldun itu sendiri, dan di dalamnya jati diri Ibn Khaldun akan dikupas serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIKA Bogor, Prof. Mujahidin, menekankan pentingnya capaian pembelajaran yang terukur dalam mata kuliah Kapita Selekta.
“Kalau di akidah sudah jelas, syariah jelas, akhlak jelas, maka Kapita Selekta juga harus memiliki capaian yang terukur. Oleh karena itu, kami meminta MKWK untuk menggawangi bersama para dosen lainnya agar mata kuliah ini dapat menjadi rujukan utama dan buku andalan bagi kita,” tegasnya.
Workshop ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait materi dan tema kajian yang akan diajarkan, meningkatkan kualitas pengembangan kurikulum serta metode pembelajaran, dan memperdalam wawasan akademik dosen terhadap isu-isu keilmuan yang relevan dengan pemikiran Ibn Khaldun.
Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor semakin menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keilmuan dan peradaban Ibn Khaldun sebagai identitas khas universitas, sekaligus sebagai landasan pembentukan generasi akademik yang unggul dan berkarakter.