BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar Ta’aruf Mahasiswa Program Magister dan Doktor Sekolah Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses orientasi dan penyambutan mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik, struktur kepemimpinan, serta nilai-nilai yang menjadi karakter UIKA Bogor.
Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual.
Menurutnya, berbagai faktor non-IQ justru memiliki peran penting dalam membentuk kesuksesan seseorang.
“Faktor sukses IQ hanya di urutan ke-21. Sepuluh faktor suksesnya itu di luar IQ, yaitu jujur, disiplin, good interpersonal skill, dukungan dari pasangan hidup, bekerja lebih keras dari yang lain, mencintai apa yang dikerjakan, kepemimpinan yang baik dan kuat, semangat dan berkepribadian kompetitif, pengelolaan kehidupan yang baik, serta kemampuan menjual gagasan dan produk,” ujarnya.
Prof. Mujahidin mengatakan, nilai-nilai tersebut akan banyak ditanamkan melalui proses pembelajaran dan keteladanan para dosen di Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor.
“Sepuluh poin ini insyaallah akan banyak diajarkan dan dicontohkan oleh dosen-dosen di pascasarjana,” tambahnya.
Selain membahas kunci sukses, Rektor juga menitipkan tiga nilai utama yang harus menjadi pegangan mahasiswa dalam menjalani kehidupan maupun dunia kerja.
“Pertama taat kepada Allah dan Rasul-Nya, kedua baik kepada keluarga terutama orang tua dan guru, yang ketiga khidmat kepada umat, karena UIKA modalnya adalah khidmat kepada umat,” pesannya.
Melalui kegiatan ta’aruf ini, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya siap menjalani studi magister dan doktor secara akademik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang memiliki integritas, kemampuan kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ta’aruf menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pendidikan pascasarjana di UIKA Bogor tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.