Bogor, 4 Februari 2026 — Universitas Ibn Khaldun Bogor sukses menyelenggarakan UIKA Champions League 2026, turnamen futsal pelajar se-Bogor Raya yang digelar pada 21–30 Januari 2026 di GOR Pajajaran, Kota Bogor. Event ini diikuti antusias ratusan pelajar dan menjadi magnet sportainment yang vibes-nya positif dari hari pertama sampai final day.
UIKA Champions League merupakan agenda tahunan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persatuan Sepak Bola (PS) UIKA Bogor, yang diinisiasi dan dikelola langsung oleh mahasiswa. Turnamen ini bukan sekadar adu strategi dan skill di lapangan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan pembinaan karakter sportivitas bagi generasi muda.
Sebanyak 56 tim ambil bagian—terdiri dari 32 tim tingkat SMA dan 24 tim tingkat SMP—yang datang dari berbagai sekolah di wilayah Bogor Raya. Selama sembilan hari kompetisi, pertandingan berjalan dengan sistem yang terstruktur dan profesional, disertai dukungan penuh dari official serta penonton yang memadati arena.
Ketua UKM PS UIKA Bogor, M. Fadilah Muhtar, mengapresiasi tingginya partisipasi dan semangat para peserta.
“Kami sangat senang dengan kesuksesan acara ini. UIKA Champions League 2026 telah menjadi ajang yang sangat baik untuk meningkatkan semangat olahraga dan mempererat tali silaturahmi antar sekolah di Bogor Raya,” ujarnya.
Sementara itu, Abdullah, Ketua Pelaksana UIKA Champions League 2026, berharap turnamen ini terus berlanjut dan memberi dampak nyata.
“Kami berharap acara ini dapat menjadi agenda tahunan dan berkontribusi dalam meningkatkan prestasi olahraga serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan pelajar Bogor Raya,” ungkapnya.
Puncak acara ditandai dengan partai final yang berlangsung sengit, diikuti penyerahan trofi dan medali kepada para juara, serta penghargaan individu bagi pemain terbaik, top skor, dan kiper terbaik. Pada edisi 2026 ini, SMAN 3 Cibinong (kategori SMA) dan SMPN 12 Kota Bogor (kategori SMP) berhasil keluar sebagai juara.
Melalui UIKA Champions League 2026, UIKA menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendukung pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga—karena prestasi itu bukan cuma soal menang, tapi juga soal karakter.