BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pendidikan Matematika oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Jumat (3/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian kualitas akademik dan tata kelola program studi, sekaligus momentum evaluasi untuk memperkuat peran Program Studi Pendidikan Matematika dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing.
Asesmen lapangan dilaksanakan selama dua hari dengan menghadirkan dua asesor yang ditunjuk oleh LAMDIK, yakni Dr. Zainal Abidin, M.Pd. dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh dan Dewi Rahimah, S.Pd., M.Ed., Ph.D. dari Universitas Bengkulu.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor, senat universitas, dekan, kepala lembaga, dosen, tenaga kependidikan, mitra kerja sama, alumni, mahasiswa, hingga tim task force akreditasi. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan bahwa proses akreditasi tidak dipandang sebatas agenda administratif, tetapi sebagai kerja bersama dalam membangun budaya mutu di lingkungan kampus.
Dalam sambutan pembuka, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Inovasi, dan Pengembangan UIKA Bogor, Prof. Dr. Widyasari, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim asesor sekaligus apresiasi atas pelaksanaan asesmen lapangan sebagai bagian dari ikhtiar peningkatan kualitas pendidikan di UIKA Bogor.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor, Dr. H. Didi Hilman, S.H., M.H., M.Pd.I., menegaskan pentingnya keberadaan Program Studi Pendidikan Matematika dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan asesmen ini sebagai ruang refleksi dan perbaikan berkelanjutan.
Menurutnya, hasil akreditasi bukan semata capaian angka, tetapi cerminan dari kesungguhan institusi dalam membangun pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Mewakili tim asesor, Dr. Zainal Abidin, M.Pd. menegaskan bahwa asesmen lapangan bukanlah proses untuk mencari kekurangan, melainkan bagian dari verifikasi dan konfirmasi terhadap data yang telah disampaikan dalam dokumen akreditasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih UIKA Bogor, serta berharap seluruh proses asesmen dapat berjalan terbuka, objektif, dan ditunjang dengan bukti-bukti yang lengkap sebagai dasar penilaian.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi sangat penting karena Program Studi Pendidikan Matematika memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga pendidik yang akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Indonesia. Di tengah tantangan pendidikan yang terus berkembang, kebutuhan terhadap guru matematika yang kompeten, inovatif, dan adaptif semakin besar.
Karena itu, asesmen ini tidak hanya berkaitan dengan status akreditasi program studi, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap kualitas lulusan yang dihasilkan.
Melalui asesmen lapangan ini, UIKA Bogor berharap Program Studi Pendidikan Matematika dapat memperoleh hasil akreditasi terbaik. Lebih dari itu, proses ini diharapkan semakin memperkuat komitmen universitas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Bagi UIKA Bogor, asesmen lapangan bukan sekadar agenda penilaian, tetapi juga momentum untuk menunjukkan bahwa mutu pendidikan harus dibangun melalui kerja sistematis, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dari proses inilah kampus terus belajar, berbenah, dan memperkuat fondasi akademiknya demi melahirkan lulusan yang siap menjawab tantangan masa depan.