Bangkok - Delegasi Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor tampil membanggakan dalam ajang Global Youth Congress (GYC) 2026 yang digelar pada 2-4 Juli 2026 di Bangkok, Thailand.
Forum kepemudaan internasional bertema “Become the World Changemakers” itu diikuti 35 delegasi dari 12 negara. Dalam ajang tersebut, UIKA Bogor mengirimkan tiga delegasi, yakni Ratih Fatimah, S.K.M., M.K.M., Muhammad Fikri Ula Hendrian, dan Nasya Afiana Rozain.
Tak sekadar hadir sebagai peserta, salah satu delegasi UIKA Bogor, Muhammad Fikri Ula Hendrian, berhasil menjadi bagian dari tim peraih 1st Winner SDGs Project Group lewat proyek bertema The Oasis Initiative.Capaian itu menjadi bukti bahwa mahasiswa UIKA Bogor mampu bersaing dan berkontribusi di forum internasional, khususnya dalam merumuskan gagasan yang relevan dengan isu Sustainable Development Goals (SDGs).
Selama kegiatan berlangsung, para delegasi mengikuti berbagai agenda, mulai dari International Conference, Youth Symposium, Leader Speech, diskusi kelompok, pelatihan kepemimpinan, networking session, Diplomatic Dinner, hingga presentasi gagasan inovatif.
Menariknya, seluruh delegasi juga mendapat kesempatan menyampaikan pidato singkat selama satu menit dengan tema education, leadership, dan save environment. Forum ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengasah keberanian berbicara, kemampuan berpikir cepat, dan kepemimpinan di tingkat global.
Delegasi UIKA Bogor dinilai mampu menunjukkan kualitas akademik sekaligus keterampilan komunikasi lintas budaya yang menjadi kebutuhan penting di era global saat ini.
Melalui keikutsertaan dalam Global Youth Congress 2026, UIKA Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong mahasiswa tampil di forum internasional, memperluas jejaring global, dan memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda.
Partisipasi ini juga memperlihatkan bahwa mahasiswa dari kampus di Bogor mampu berdiri sejajar dengan delegasi dari berbagai negara dan membawa pulang prestasi yang membanggakan.