INGGRIS RAYA – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor terus menegaskan langkah internasionalisasinya melalui rangkaian kunjungan akademik ke sejumlah institusi bergengsi di Inggris Raya pada 10–18 Juni 2026.
Dalam agenda tersebut, UIKA Bogor mengunjungi KBRI London, Edinburgh Napier University, Oxford University, hingga University of Leicester sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring global, memperkuat benchmarking Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta membuka peluang kerja sama akademik internasional yang lebih strategis.
Delegasi UIKA Bogor dipimpin langsung oleh Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Pd., bersama Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Maemunah Sa’diyah, M.Ag., yang tergabung dalam rombongan Persatuan Guru Besar Republik Indonesia (Pergubi).
Kunjungan ke berbagai institusi akademik ternama tersebut menjadi bukti bahwa UIKA Bogor tidak hanya berfokus pada penguatan di tingkat nasional, tetapi juga mulai menapaki panggung global dengan lebih terarah dan visioner.
Salah satu agenda penting dalam rangkaian lawatan ini adalah kunjungan ke University of Leicester, di mana UIKA Bogor melakukan penjajakan kerja sama strategis bersama pihak kampus. Delegasi UIKA diterima oleh Rob Crane, Assistant Director of Global Partnership University of Leicester, dalam pertemuan yang membahas peluang kolaborasi antarinstitusi.
Beberapa agenda kerja sama yang dijajaki meliputi joint degree, double degree, riset bersama, serta pertukaran mahasiswa dan dosen. Peluang ini dinilai sangat strategis untuk memperluas akses sivitas akademika UIKA terhadap pengalaman belajar dan riset berkelas internasional.
Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Pd., menegaskan bahwa internasionalisasi bukan lagi sekadar simbol prestise, tetapi kebutuhan nyata bagi perguruan tinggi untuk melahirkan lulusan yang siap menghadapi dunia yang semakin terbuka.
“UIKA Bogor ingin memastikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya unggul di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga siap bersaing di tingkat global. Karena itu, penjajakan kerja sama dengan University of Leicester menjadi langkah penting untuk membuka peluang joint degree, riset bersama, dan pertukaran akademik yang lebih luas,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran UIKA Bogor di sejumlah institusi kelas dunia, termasuk Oxford University dan University of Leicester, adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kampus yang lebih adaptif, modern, dan memiliki konektivitas global.
Rangkaian kunjungan ini juga memberi ruang penting bagi UIKA Bogor untuk belajar dari praktik-praktik terbaik perguruan tinggi internasional, baik dalam pengelolaan akademik, penguatan riset, pengembangan inovasi, maupun perluasan kerja sama global.
Di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin dinamis, langkah UIKA Bogor ini menjadi sinyal kuat bahwa kampus di Bogor pun mampu hadir dan diperhitungkan dalam jejaring akademik internasional.
Dengan lawatan ke Oxford University, University of Leicester, Edinburgh Napier University, dan KBRI London, UIKA Bogor menunjukkan bahwa internasionalisasi bukan sekadar slogan, melainkan agenda nyata yang sedang dijalankan secara bertahap, terukur, dan berorientasi pada masa depan.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi UIKA Bogor sebagai kampus di Bogor yang aktif membuka kerja sama internasional, memperluas akses global bagi mahasiswa dan dosen, serta menyiapkan generasi unggul yang mampu membawa nama Indonesia ke panggung dunia.