thumb
  • suhada
  • 0 Komentar
  • 225 Melihat
  • 0 Suka

BOGOR – Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar IT Showcase 2026, Jumat (17/7/2026), sebagai ajang pameran karya, inovasi, dan produk teknologi hasil pengembangan mahasiswa bersama dosen.

 

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan berbagai proyek yang dikembangkan selama proses perkuliahan dan penelitian. Beragam inovasi yang dipamerkan meliputi pengembangan perangkat lunak, sistem informasi, aplikasi berbasis kecerdasan buatan, teknologi Internet of Things (IoT), hingga solusi digital untuk kebutuhan industri dan layanan kampus.

 

IT Showcase 2026 juga dirancang untuk mempertemukan karya mahasiswa dengan sivitas akademika, mitra, serta masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan pengunjung, mahasiswa berkesempatan mempresentasikan fungsi produknya, menerima masukan, serta menguji potensi penerapan inovasi tersebut di dunia pendidikan, industri, dan lingkungan masyarakat.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan UIKA Bogor, mulai dari rektor hingga para wakil rektor. Para pimpinan meninjau langsung berbagai produk yang dipamerkan sekaligus memberikan dukungan agar inovasi mahasiswa dapat terus disempurnakan dan dikembangkan menuju tahap implementasi.

 

Dosen Teknik Informatika UIKA Bogor, Fitrah Satrya Fajar Kusumah, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa sebagian besar karya yang ditampilkan merupakan hasil pembelajaran dan penelitian yang masih berada pada tahap purwarupa atau prototype.

 

“Pada IT Showcase 2026 ini kami menampilkan berbagai karya mahasiswa, di antaranya perangkat lunak untuk kebutuhan industri seperti sistem manajemen restoran, aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk pengenalan pola dan otomasi menggunakan n8n, serta berbagai produk berbasis Internet of Things,” ujarnya.

 

Produk berbasis IoT yang dipamerkan antara lain palang pintu kereta api otomatis, sistem pembuka gerbang otomatis, alat pemantau suhu, pengatur waktu, hingga perangkat pengukur tingkat keasaman atau pH tanah.

 

Selain itu, Laboratorium Artificial Intelligence Teknik Informatika UIKA Bogor juga mengembangkan sistem otomatisasi presensi yang dapat mengirimkan laporan kehadiran langsung kepada orang tua siswa. Teknologi tersebut berpotensi mendukung pengawasan kehadiran dan memperkuat komunikasi antara lembaga pendidikan dan keluarga.

 

Kembangkan UIKA Campus Life dan SIMPEG

Dalam pameran tersebut, mahasiswa dan dosen juga memperkenalkan UIKA Campus Life, yaitu sistem terintegrasi yang dirancang untuk mendukung layanan akademik, administrasi mahasiswa, serta berbagai kebutuhan operasional kampus sehari-hari.

 

Karya lainnya adalah Sistem Informasi Kepegawaian atau SIMPEG yang dilengkapi fitur penggajian, presensi, evaluasi kinerja pegawai, serta sistem pendukung proses akademik mahasiswa.

 

“Kami juga menampilkan SIMPEG yang telah dilengkapi fitur payroll, presensi, evaluasi kinerja pegawai, hingga sistem pendukung proses akademik mahasiswa. Seluruh karya yang dipamerkan saat ini masih berupa prototype dan dalam tahap pengujian eksperimental,” jelas Fitrah.

 

Karena masih dalam tahap pengembangan, seluruh produk tersebut memerlukan pengujian lanjutan dan penyempurnaan sebelum dapat diterapkan secara penuh. Namun demikian, pameran ini menjadi langkah awal untuk melihat respons pengguna sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pengembangan berikutnya.

 

Alarm Darurat Digital untuk Lingkungan RT

Salah satu karya yang menarik perhatian pengunjung adalah alarm darurat tingkat RT berbasis IoT yang dikembangkan oleh mahasiswa semester enam, Hilmi Abdul Riziq.

 

Alat tersebut dirancang sebagai sistem peringatan darurat digital untuk membantu meningkatkan keamanan di lingkungan permukiman. Melalui teknologi IoT, sistem dapat dikembangkan agar informasi darurat tersampaikan secara lebih cepat kepada warga ketika terjadi gangguan keamanan atau kondisi mendesak.

 

Hilmi mengatakan IT Showcase memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa karena mereka dapat memperkenalkan inovasi secara langsung kepada masyarakat dan mendapatkan berbagai masukan untuk pengembangan produk.

 

“Sangat luar biasa, apalagi banyak pengunjung yang hadir dan tertarik melihat pameran dari Teknik Informatika. Banyak juga yang memberikan rekomendasi agar alat-alat yang dibuat terus dikembangkan. Acara ini sangat seru,” ungkapnya.

 

Menurutnya, tanggapan dari pengunjung menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk tidak berhenti pada tahap pembuatan tugas kuliah, tetapi terus mengembangkan karya hingga memiliki fungsi dan manfaat yang lebih luas.

 

Dorong Karya Mahasiswa Menuju Implementasi

IT Showcase 2026 menjadi wadah apresiasi bagi mahasiswa Teknik Informatika UIKA Bogor dalam menunjukkan kompetensi teknis, kemampuan berkomunikasi, dan keberanian mempresentasikan karya kepada publik.

 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menciptakan produk teknologi, tetapi juga menjelaskan kegunaan, cara kerja, potensi pengguna, hingga peluang pengembangannya.

 

Berbagai respons dan masukan dari pengunjung diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan inovasi yang telah dihasilkan. Dukungan pimpinan universitas juga membuka peluang agar produk yang dinilai potensial dapat dikembangkan melalui penelitian lanjutan, kerja sama industri, maupun program inkubasi.

 

IT Showcase 2026 sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Teknik Informatika UIKA Bogor dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

 

Melalui pengembangan AI, IoT, perangkat lunak industri, dan sistem layanan digital, mahasiswa UIKA Bogor didorong menjadi pengembang teknologi yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi pendidikan, industri, kampus, dan masyarakat.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang