Kantongi Modal Penting Saat AL Akreditasi, LAMDIK Puji Kemajuan Pesat PAI FAI UIKA Bogor

Info Fakultas

    • 34 Lihat

    Tim Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) tengah melakukan asesmen lapangan akreditasi Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, di Ruang Conference, lantai 3 Masjid Ibn Khaldun UIKA, Selasa (14/5/2024).

    Asesmen lapangan Prodi PAI itu dihadiri Ketua YPIKA, Rektor UIKA, Wakil Rektor, Ketua Senat UIKA, Dekan FAI UIKA, para Guru Besar FAI UIKA, Kepala KPMA, Kaprodi PAI, para Dosen hingga para tenaga kependidikan UIKA.

     

    Adapun tim asesor yang ditunjuk LAMDIK untuk asesmen lapangan Prodi PAI, FAI UIKA Bogor kali ini adalah Prof. Dr. Imam Fuadi, M.Ag., dari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan Dr. Pasmah Chandra, S.Pd.I., M.Pd.I., dari Universitas Islam Negeri Fatmawati Soekarno Bengkulu.

    Prof. Imam mengatakan progres UIKA Bogor kini sudah jauh lebih bagus dari sebelumnya, seperti fasilitas hingga SDM nyapun diatas standar rata-rata, Dosen sudah lebih dari 80 persen bergelar gelar Doktor dan Profesornya juga banyak, begitu juga para tenaga pendidiknya keren.

    "Ini merupakan progres yang luar biasa, saya ke sini (UIKA) 2009. Jangankan (gelar) Profesor, (gelar) Doktor saja masih terhitung jari,” kata Prof. Imam.

    Prof. Imam juga berharap kegiatan ini dapat dipermudah dan diperlancar dengan secepatnya. Pasalnya tim asesor tidak ingin membuat Prodi PAI Fakultas FAI UIKA Bogor menunggu hasil dari asesmen lapangan ini terlalu lama.

     

    “Tentu kami dilarang menjanjikan. Yang penting nanti data-data jangan lupa diperlancar semuanya, sehingga dalam dua hari ini cepat. Biasanya cara kerja kami di LAMDIK itu selesai tidak terlalu menunggu lama kami unggah,” jelasnya.

    “Saya melihat progresnya cukup mendukung dari fisik. Saya tidak merasakan ini di Indonesia ini saya melihat pemandangan (UIKA) ini seperti di timur Tengah, desainnya bagus. Saya mengapresiasi, capaian-capaian luarannya cukup berbeda. Kami tidak menjanjikan tetapi kami berharap mudah-mudahan hasilnya bisa menjadi salah satu syarat untuk menjadi asesor,” tutupnya. (Humas/Ne2)