Bogor — Atmosfer intelektual dan kompetitif terasa kuat dalam Lomba Debat Antar Ketua OSIS se-Jabodetabek yang digelar dalam rangkaian Ramadhan Leadership Summit (RLS) 2026 di Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh 304 ketua OSIS dan ROHIS dari 162 sekolah SMA/SMK/MA se-Jabodetabek, yang hadir untuk mengikuti forum pembinaan kepemimpinan pelajar tersebut.
Lomba debat menjadi salah satu agenda unggulan dalam RLS yang bertujuan melatih kemampuan berpikir kritis, logika argumentasi, serta keterampilan komunikasi para pemimpin muda sekolah. Debat diselenggarakan menggunakan metode Asian Parliamentary, di mana setiap tim terdiri dari tiga peserta dengan posisi pro dan kontra terhadap mosi yang ditentukan melalui undian. Berbagai isu strategis dibahas dalam debat tersebut, mulai dari kepemimpinan nasional, demokrasi, hingga peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa.
Para peserta dinilai oleh dewan juri berdasarkan sejumlah aspek, antara lain kualitas argumen, kemampuan analisis dan rebuttal, public speaking, kerja sama tim, serta etika dalam berdebat, dengan total nilai maksimal 100 poin.
Setelah melalui babak penyisihan hingga final yang berlangsung ketat dan penuh dinamika argumentasi, dewan juri menetapkan para pemenang sebagai berikut:
Juara 1 – Kelompok 1 (Nilai 95 | Tim Kontra)
- Arya Maulana – MAN 21 Jakarta
- M. Haikal Rizqi – Daarul Uluum Bantar Kemang Bogor
- Muhammad Rasya Oka Arriza – SMA 2 Perguruan Cikini Jakarta
Juara 2 – Kelompok 9 (Nilai 92 | Tim Kontra)
- Gendis Okniani – SMAN 1 Rumpin Bogor
- Fauzan Asytar Luda Putra – SMAN 1 Depok
- Muhammad Raja – SMK Cakrawala
8Juara 3 – Kelompok 7 (Nilai 89 | Tim Pro)
- Radis Solihatul – SMK Media Teknologi Bogor
- Rifan Qolbani – SMAN 1 Depok
- Asep Saepudin – SMK YAPAN 1 Ciampea
Selain kategori tim terbaik, panitia juga menetapkan Best Speaker, yaitu peserta dengan kemampuan argumentasi terbaik selama debat berlangsung, kepada:
- Alwin Septian Satya Negara – MA Darul Fityan
- Fauzan Asytar Luda Putra – SMAN 1 Depok
- Asep Saepudin – SMK YAPAN 1 Ciampea
Penanggung jawab kegiatan, Nurdin Al-Azies, S.T., M.Sos., menyampaikan apresiasi atas kualitas argumentasi yang ditunjukkan para peserta debat. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis dan kelogisan dalam menyampaikan gagasan menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar sebagai calon pemimpin masa depan.
“Melihat cara mereka menyusun argumentasi dan merespons pandangan lawan, saya semakin yakin bahwa masih banyak generasi Z yang luar biasa. Daya nalar mereka kuat, logikanya tajam, dan wawasannya juga sangat baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para peserta tidak hanya berani menyampaikan gagasan, tetapi juga mampu membangun argumentasi secara sistematis, rasional, serta tetap menjunjung tinggi etika dalam berdiskusi.
“Jika mereka terus dibina dan diberikan ruang pembelajaran yang tepat, saya optimis mereka memiliki kualifikasi untuk menjadi pemimpin masa depan yang cerdas, kritis, dan berintegritas,” tambahnya.
Ramadhan Leadership Summit sendiri merupakan agenda rutin Universitas Ibn Khaldun Bogor yang akan terus diselenggarakan setiap bulan Ramadhan, sebagai bentuk komitmen UIKA dalam membina jejaring kepemimpinan pelajar serta menyiapkan generasi muda yang visioner dan berkarakter.
Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor berharap para ketua OSIS dan ROHIS yang hadir tidak hanya menjadi penggerak organisasi di sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.