thumb
  • yoga
  • 0 Komentar
  • 49 Melihat
  • 0 Suka

BOGOR – Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Sebanyak tiga tim mahasiswa berhasil lolos pendanaan nasional Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).

 

Pengumuman resmi tertuang dalam Surat Nomor 1790/DST/B2/DT.01.03/2026 dan 1792/DST/B2/DT.01.00/2026 tertanggal 22 Mei 2026, yang menetapkan UIKA Bogor sebagai salah satu perguruan tinggi yang berhasil meloloskan tim dalam program bergengsi tingkat nasional tersebut.

 

Tiga tim yang lolos berasal dari berbagai bidang, menunjukkan kekuatan UIKA Bogor dalam riset, kewirausahaan, dan karya ilmiah.

 

Pada skema PKM Riset Eksakta (PKM-RE), tim yang diketuai Deska Dwi Putri mengusung riset tentang optimasi sistem adsorpsi berbasis biochar dan zeolit untuk pemurnian biogas.

 

Sementara pada skema P2MW (wirausaha), tim yang diketuai Ahmad Satrio Abdul Hakim menghadirkan inovasi Salak Seed Coffee, yaitu produk kopi dari biji salak yang kaya antioksidan dan berpotensi mendukung pencegahan penyakit degeneratif.

 

Adapun pada skema PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI), tim yang diketuai Mutiya Sopariyah mengangkat tema pelestarian budaya lokal melalui internalisasi nilai kearifan Kampung Urug dengan pendekatan Tatari Kahirupan.

 

Seluruh tim akan mendapatkan dana hibah dari Kemendikti Saintek RI untuk mengembangkan program mereka hingga tahap implementasi.

 

Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti kualitas mahasiswa UIKA di tingkat nasional.

 

“Kami mengucapkan selamat dan bangga kepada seluruh mahasiswa yang berhasil lolos seleksi nasional PKM dan P2MW 2026. Ini adalah bukti nyata semangat inovasi dan kerja keras mahasiswa UIKA Bogor,” ujarnya.

 

Dosen pembimbing tim PKM-AI, Ani Safitri, M.Pd., menjelaskan bahwa riset yang diangkat memiliki relevansi kuat terhadap pelestarian budaya lokal di Jawa Barat, khususnya dalam menjaga identitas budaya Sunda di tengah arus modernisasi.

 

“Topik ini penting untuk menanamkan nilai karakter budaya sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kearifan lokal,” jelasnya.

 

Capaian ini menegaskan bahwa UIKA Bogor tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berkontribusi melalui program nasional yang kompetitif.

 

Melalui keberhasilan ini, UIKA Bogor semakin memperkuat posisinya sebagai kampus di Bogor yang unggul dalam riset, kewirausahaan, dan pengembangan mahasiswa, serta mampu bersaing di tingkat nasional.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang