thumb
  • suhada
  • 0 Komentar
  • 9 Melihat
  • 0 Suka

BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Winaya Mukti (UNWIM) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Rabu (15/7/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama kelembagaan antarkedua perguruan tinggi, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan, tata kelola universitas, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

 

Kunjungan ini dihadiri jajaran pimpinan UIKA Bogor, mulai dari rektor, wakil rektor, Kepala LPPM, kepala biro, hingga kepala unit. Sementara rombongan UNWIM terdiri atas Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, kepala biro, staf keuangan, serta sejumlah pimpinan unit terkait.

 

Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., mengatakan perguruan tinggi swasta saat ini menghadapi berbagai dinamika kebijakan yang menjadi tantangan dalam pengembangan pendidikan tinggi. Karena itu, kolaborasi antarsesama perguruan tinggi swasta menjadi langkah penting untuk saling memperkuat kapasitas dan meningkatkan mutu kelembagaan.

 

“Perguruan tinggi swasta saat ini menghadapi berbagai dinamika kebijakan yang menjadi tantangan dalam pengembangan pendidikan tinggi. Karena itu, kami meyakini bahwa kolaborasi antarsesama PTS merupakan langkah yang tepat untuk saling menguatkan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa sinergi yang selama ini terbangun melalui Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV telah menjadi modal penting dalam mengembangkan kerja sama antarkampus.

 

“Alhamdulillah, sinergi yang terjalin melalui APTISI di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV selama ini berjalan dengan sangat baik. Oleh karena itu, kami menyambut gembira penandatanganan MoU ini,” katanya.

 

Menurutnya, kerja sama tersebut harus segera ditindaklanjuti melalui program yang konkret dan berkelanjutan.

 

“Ke depan, banyak hal yang dapat kita kerjasamakan. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan semata, tetapi segera diimplementasikan melalui berbagai program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua institusi,” tambahnya.

 

Bahas Tata Kelola hingga Publikasi Ilmiah

 

Setelah penandatanganan MoU, agenda dilanjutkan dengan sesi benchmarking yang melibatkan berbagai unit kerja dari kedua universitas.

 

Dalam sesi tersebut, UIKA Bogor dan UNWIM saling berbagi pengalaman serta praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi. Pembahasan mencakup tata kelola kelembagaan, pengelolaan keuangan, pengembangan program studi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

 

Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat segera diimplementasikan. Beberapa di antaranya adalah kolaborasi penelitian, publikasi pada jurnal bereputasi, program pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program akademik yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.

 

Wakil Rektor III Universitas Winaya Mukti, Dr. Elly Roosma Ria, Ir., M.Si., menegaskan bahwa kerja sama yang dibangun harus memberikan dampak nyata dan tidak berhenti pada dokumen administratif.

 

“Harapan kami, MoU ini tidak berhenti sebagai dokumen kerja sama semata atau sleeping MoU. Yang terpenting adalah implementasinya melalui berbagai program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi, dosen, mahasiswa, serta masyarakat,” ungkapnya.

 

Kerja sama UIKA Bogor dan UNWIM berawal dari pertemuan pimpinan kedua universitas dalam sebuah agenda internasional di Inggris. Pertemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui komunikasi antarlembaga hingga terwujud penandatanganan MoU dan pelaksanaan benchmarking.

 

Siapkan Program Implementasi

 

Sebagai tindak lanjut, kedua institusi menyatakan kesiapan menyusun Perjanjian Kerja Sama dan Implementation Arrangement (IA) sebagai dasar pelaksanaan program yang lebih teknis.

 

Program kolaboratif yang direncanakan meliputi penelitian bersama, pengembangan publikasi ilmiah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, benchmarking antarunit, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa.

 

Melalui kerja sama ini, UIKA Bogor dan Universitas Winaya Mukti sepakat memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memperluas jejaring kelembagaan dan melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi institusi, sivitas akademika, serta masyarakat.

 

Penandatanganan MoU ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi antarkampus menjadi salah satu strategi penting dalam membangun perguruan tinggi yang adaptif, unggul, dan mampu merespons perubahan dunia pendidikan secara berkelanjutan.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang