thumb
  • suhada
  • 0 Komentar
  • 39 Melihat
  • 0 Suka

BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia. Hal ini ditandai dengan kunjungan Pemerintah Kabupaten Belitung dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) mahasiswa penerima Beasiswa Pemkab Belitung, Kamis (4/6/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di kampus UIKA Bogor ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung dalam memastikan program beasiswa berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu mencetak lulusan unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.

 

Dalam agenda tersebut, Pemkab Belitung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, mulai dari capaian akademik, sistem pembinaan mahasiswa, hingga dialog langsung dengan para penerima beasiswa.

 

Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UIKA sebagai mitra dalam mendidik generasi muda daerah.

 

“Alhamdulillah, kerja sama antara UIKA Bogor dan Kabupaten Belitung selama ini berjalan sangat baik dan intensif. Kami bersyukur mahasiswa penerima beasiswa mendapatkan perhatian dan pemantauan yang optimal. Mudah-mudahan kolaborasi ini terus berkembang,” ujarnya.

 

Rektor menegaskan bahwa UIKA Bogor tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga membangun karakter mahasiswa melalui sistem pembinaan terintegrasi berbasis asrama, dengan pendampingan musyrif dan musyrifah selama masa studi.

 

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Belitung, Paryanta, S.Pd., S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan agenda rutin untuk memastikan kualitas dan perkembangan mahasiswa penerima beasiswa.

 

“Dari hasil evaluasi, capaian akademik mahasiswa sangat baik, bahkan berada di atas rata-rata. Ini menunjukkan bahwa program beasiswa yang kami jalankan bersama UIKA Bogor berjalan sesuai harapan,” ungkapnya.

 

Keunggulan program ini terletak pada pola pembinaan mahasiswa yang komprehensif. Pembina mahasiswa Beasiswa Belitung Putra UIKA Bogor, Anwar Siroz, M.Pd., menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya menjalani perkuliahan, tetapi juga dibina melalui program keislaman, penguatan soft skill, serta pembiasaan disiplin dan kepemimpinan.

 

“Pola pembinaan ini dirancang untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial ketika kembali mengabdi di daerahnya,” jelasnya.

 

Hal senada disampaikan Pembina Mahasiswi, Ainiyah Hidayanti, M.Pd., yang menekankan pentingnya penguatan spiritual, pengembangan diri, dan kesehatan mental melalui program tahfidz Al-Qur’an, pendampingan psikologis, serta evaluasi berkala.

 

Dengan sistem pembinaan terintegrasi tersebut, UIKA Bogor dinilai mampu menghadirkan model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan sosial mahasiswa.

 

Sebagai salah satu kampus di Bogor yang aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah, UIKA Bogor terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda unggul dan berdaya saing.

 

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa program beasiswa daerah yang dikelola secara kolaboratif dengan perguruan tinggi seperti UIKA Bogor dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang