thumb
  • yoga
  • 0 Komentar
  • 58 Melihat
  • 0 Suka

BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan Digital Marketing dan User Generated Content (UGC) bagi santri dan tenaga pendidik Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) Cibungbulang, Selasa (24/6/2026).

 

Kegiatan yang digelar di SCB Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor ini menjadi bagian dari program hibah pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Model Pemberdayaan Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Berbasis Pesantren melalui Pendekatan Integrated Farming System dan Digital Marketing” yang didanai DPPM Kemdiktisaintek RI.

 

Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan nyata di lapangan: banyak unit usaha pesantren memiliki potensi produk yang baik, namun belum didukung kemampuan promosi digital yang memadai. Padahal, di era saat ini, pemasaran tidak lagi cukup hanya mengandalkan penjualan langsung, tetapi juga membutuhkan strategi konten yang menarik, autentik, dan konsisten.

 

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai keterampilan dasar dan praktis, mulai dari pengelolaan Instagram Business dan WhatsApp Business, penyusunan kalender konten, teknik foto dan video promosi, hingga strategi membangun konten berbasis UGC atau User Generated Content.

Ketua Pelaksana PKM UIKA Bogor, Dr. Popy Novita Pasaribu, S.TP., M.BSys., menegaskan bahwa santri dan guru memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku promosi digital yang kuat karena mereka adalah bagian langsung dari lingkungan pesantren dan unit usaha yang dijalankan.

 

“Santri dan guru di sini adalah aset yang luar biasa. Mereka bisa menjadi kreator konten yang autentik. Inilah yang disebut UGC, dan dampaknya terhadap kepercayaan konsumen sangat besar,” ujarnya.

 

Menurutnya, konten yang dibuat langsung oleh santri dan guru memiliki kekuatan tersendiri karena lebih jujur, dekat, dan mampu membangun kepercayaan publik terhadap produk yang ditawarkan.

 

Pelatihan ini tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi, tetapi juga diisi dengan praktik langsung membuat konten digital. Para peserta didampingi oleh enam mahasiswa PKM UIKA Bogor, yakni Violita Maryam, Tiffany Putri Anatasya, Gizka Alzahra Josa Kusuma, Rachel Khairunnissa, Haikal Azyzi Hanapiyah, dan Deska Dwi Putri.

 

Melalui pendekatan praktik tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami teori pemasaran digital, tetapi juga mampu langsung menerapkannya untuk kebutuhan promosi unit usaha di lingkungan pesantren.

 

Program ini memiliki target yang jelas dan terukur, di antaranya terbentuknya minimal satu akun media sosial bisnis yang dikelola aktif oleh SCB, terproduksinya sedikitnya 20 konten promosi digital, serta peningkatan omzet penjualan produk unit usaha minimal 30 persen dalam satu periode panen.

Nilai penting dari program ini terletak pada upayanya mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Dengan keterampilan digital marketing yang dimiliki, santri dan guru diharapkan mampu mengelola promosi produk secara mandiri dan berkelanjutan, tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan dari luar.

 

Pelatihan digital marketing ini juga merupakan satu dari tiga komponen utama program PKM UIKA Bogor di SCB Cibungbulang. Selain penguatan pemasaran digital, program juga mencakup pendampingan teknis budidaya ikan nila sistem bioflok serta penguatan produksi bibit jamur tiram secara mandiri.

 

Melalui program yang berlangsung sepanjang Juni–Agustus 2026 ini, UIKA Bogor ingin memastikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh mitra.

 

Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran UIKA Bogor sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan dan riset, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren.

 

Di tengah perkembangan ekonomi digital, langkah seperti ini menjadi penting agar pesantren tidak hanya kuat secara nilai dan pendidikan, tetapi juga mandiri secara ekonomi, adaptif terhadap teknologi, dan mampu tumbuh sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang