thumb
  • soleh
  • 0 Komentar
  • 61 Melihat
  • 0 Suka

BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor bersama Ikatan Alumni UIKA (IKA UIKA) resmi meluncurkan Program Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi sebagai gerakan sosial untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses pendidikan tinggi.

 

Program tersebut diluncurkan dalam kegiatan Fun Day yang menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian Milad ke-65 UIKA Bogor di Taman Ekspresi, Lapangan Sempur, Kota Bogor, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

 

Peluncuran dihadiri Rektor UIKA Bogor Prof. Dr. H. Mujahidin, M.Si., Ketua IKA UIKA Bogor Safrudin Bima, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman, sivitas akademika, alumni, serta ribuan masyarakat.

 

Program Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi merupakan gerakan sosial berbasis gotong royong yang ditujukan untuk membantu calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu, khususnya mereka yang belum terakomodasi melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah.

 

Melalui program tersebut, masyarakat, alumni, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan dapat berpartisipasi dalam membantu pembiayaan pendidikan mahasiswa agar dapat melanjutkan studi di perguruan tinggi.

 

Rektor UIKA Bogor Prof. Dr. H. Mujahidin, M.Si. mengatakan, peningkatan akses pendidikan tinggi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.

 

“Kita tidak bisa bergantung sepenuhnya kepada pemerintah. Kita harus menggerakkan potensi masyarakat untuk bisa membantu yang kebetulan tidak mampu,” ujar Rektor.

 

Menurutnya, masih banyak generasi muda yang memiliki potensi akademik dan semangat belajar, tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

 

Program Orang Tua Asuh diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat yang memiliki kemampuan untuk membantu dan calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan.

 

Hingga program tersebut diluncurkan, sebanyak 116 warga Kota Bogor telah mendaftarkan diri sebagai calon penerima manfaat. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap dukungan pembiayaan pendidikan tinggi masih cukup besar.

 

Ketua IKA UIKA Bogor Safrudin Bima menegaskan bahwa alumni memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung pemerataan pendidikan dan membantu generasi muda memperoleh masa depan yang lebih baik.

 

“Kami mendukung penuh visi besar UIKA agar pemerataan pendidikan benar-benar terwujud. Bangku kuliah tidak boleh hanya milik orang kaya; anak siapa pun, dari latar belakang apa pun, berhak untuk sekolah,” katanya.

 

Ia mengatakan, keterlibatan alumni diharapkan tidak hanya berupa dukungan finansial, tetapi juga pendampingan, penguatan jejaring, serta pembinaan kepada mahasiswa penerima manfaat.

 

Program Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi secara resmi diluncurkan oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Ia menyambut baik inisiatif UIKA Bogor dan IKA UIKA dalam memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi.

 

“Semoga Allah memberikan kelancaran dan kemudahan sehingga program ini berjalan sukses. Harapannya, semakin banyak sarjana baru yang lahir dari Kota Bogor melalui program beasiswa ini,” ujar Dedie.

 

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, alumni, dunia usaha, dan masyarakat merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bogor.

 

Dukungan juga disampaikan Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman. Ia menilai program tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu anak-anak Kota Bogor yang memiliki kemampuan akademik, tetapi terkendala biaya pendidikan.

 

“Program seperti ini sangat positif karena membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak Bogor untuk memperoleh pendidikan tinggi. Semoga dapat terus berkembang dan melahirkan SDM unggul yang siap membangun daerah,” tuturnya.

 

Program Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi diharapkan tidak hanya memberikan bantuan biaya kuliah, tetapi juga membangun kepedulian dan budaya gotong royong di tengah masyarakat.

 

Melalui program ini, UIKA Bogor ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak memutus kesempatan generasi muda untuk mengembangkan potensi, memperoleh pendidikan yang layak, dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

 

Peluncuran program tersebut menjadi salah satu momentum utama dalam peringatan Milad ke-65 UIKA Bogor. Selain menjadi ajang silaturahmi, peringatan milad diarahkan untuk melahirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

UIKA Bogor bersama IKA UIKA mengajak alumni, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan untuk bergabung dalam gerakan Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi.

 

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi, mencetak lebih banyak sarjana baru, serta melahirkan sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi pembangunan Kota Bogor dan Indonesia.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang