BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menerima hibah buku dari Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. H. Edhie Baskoro Yudhoyono, B.Com., M.Sc., sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan literasi keislaman mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Penyerahan hibah buku tersebut disampaikan melalui perwakilan staf Wakil Ketua MPR RI kepada pihak UIKA Bogor, sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara pimpinan universitas dengan Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, yang menekankan pentingnya penguatan literasi generasi muda di era global.
Hibah buku yang diterima oleh UPT Perpustakaan UIKA Bogor pada 3 Juni 2026 ini mencakup berbagai judul yang mengangkat tema keislaman, pemikiran, pengembangan diri, serta nilai-nilai moral yang relevan bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.
Bagi UIKA Bogor, hibah ini tidak sekadar menambah koleksi perpustakaan, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap penguatan intelektual dan spiritual mahasiswa.
“Literasi keislaman menjadi fondasi penting dalam membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan wawasan kebangsaan,” ujar perwakilan UIKA Bogor.
Melalui perwakilannya, Wakil Ketua MPR RI juga menegaskan bahwa penguatan literasi keislaman di kalangan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, moderat, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
UIKA Bogor menyambut baik dukungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat, inklusif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Sebagai salah satu kampus Islam di Bogor yang terus berkembang, UIKA Bogor secara konsisten mendorong penguatan literasi mahasiswa melalui berbagai program akademik, pengembangan perpustakaan, serta kegiatan edukatif yang mendukung pembentukan karakter dan kapasitas intelektual mahasiswa.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara, seperti yang terwujud dalam hibah buku ini, dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital dan globalisasi.
Momentum ini sekaligus mempertegas posisi UIKA Bogor sebagai perguruan tinggi yang aktif menjalin sinergi dengan pemangku kepentingan nasional dalam membangun generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan berdaya saing.
Dengan penguatan literasi keislaman dan dukungan dari berbagai pihak, UIKA Bogor terus berkomitmen menjadi kampus unggul di Bogor yang tidak hanya mencetak lulusan akademik, tetapi juga membentuk pemimpin masa depan yang memiliki nilai, integritas, dan kontribusi nyata bagi bangsa.