Universitas Ibn Khaldun Bogor – Bukan sekadar peragaan busana, panggung “Kala Renjana: Simfoni Siluet dalam Rahasia Waktu” menjadi ruang di mana karya mahasiswa Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor berbicara—menghidupkan budaya Nusantara dalam balutan fashion modern.
Kegiatan yang digelar pada Kamis, 30 April 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (BK), sekaligus menjadi ajang unjuk karya mahasiswa dari Program Studi Desain Fashion UIKA Bogor.
Fashion show “Kala Renjana” menampilkan berbagai karya busana dengan sentuhan budaya Nusantara yang kental, dipadukan dengan konsep modern dan artistik. Setiap desain tidak hanya menghadirkan estetika visual, tetapi juga mengandung makna yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia dalam perspektif kekinian.
Karya-karya tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi mampu menghasilkan karya nyata yang siap ditampilkan di panggung profesional.
Sebanyak 150 peserta yang terdiri dari peserta workshop, mahasiswa, desainer muda, model, serta tim kreatif turut terlibat dan menyaksikan langsung peragaan busana yang berlangsung penuh antusiasme.
Berbagai desain yang ditampilkan mengusung ornamen khas seperti wayang dan motif tradisional, yang dikemas secara inovatif dalam bentuk siluet modern. Kolaborasi antara desainer dan model di atas panggung menciptakan harmoni visual yang memperkuat konsep “Simfoni Siluet dalam Rahasia Waktu” sebagai tema utama kegiatan.
Fashion show ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas di bidang fashion, meningkatkan apresiasi terhadap budaya lokal, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk menampilkan karya desain yang inovatif dan bernilai seni tinggi.
Salah satu perwakilan tim kreatif, Amira Rofifah Islami, menyampaikan bahwa fashion memiliki peran lebih dari sekadar penampilan.
“Fashion bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang bagaimana budaya dan cerita dapat hidup dalam setiap karya yang ditampilkan,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah mahasiswa dan tim kreatif, di antaranya Amira Rofifah Islami, Feby Yanti Utami, Maisaroh Nasution, Naurah Shakila Ahmad, Nia Nurmilasari Marwah, Nur Amaliah Hayati, Nurnajla Hisanah, Putri Sarifatu Nur, Salsabila Aziz, Salwa Haya Azzahra, Siti Nur Sabiatul Jannah, dan Syifa Aulia, yang berkontribusi dalam menyukseskan jalannya acara.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan pembelajaran di Program Studi Desain Fashion UIKA Bogor, yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik dan pengalaman langsung dalam industri kreatif.
Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memasuki industri fashion yang kompetitif, sekaligus membuka peluang karier di bidang desain, styling, hingga industri kreatif berbasis budaya.
Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kreatif, sekaligus menghadirkan ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk berkarya, berinovasi, dan membawa nilai budaya ke panggung yang lebih luas.
Fashion show “Kala Renjana” pun menjadi bukti bahwa kreativitas generasi muda tidak hanya menghasilkan karya yang indah secara visual, tetapi juga memiliki nilai, cerita, dan potensi untuk berkembang di industri fashion masa depan.