thumb
  • HUMAS
  • 0 Komentar
  • 23 Melihat
  • 0 Suka

BOGOR – Di tengah derasnya arus informasi digital dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), peran perpustakaan perguruan tinggi tengah mengalami transformasi besar. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Ibn Khaldun Bogor mengambil langkah strategis dengan berpartisipasi dalam program internasional EXPRESS 2026 (Experience Program Education in Surabaya–Singapore) yang berlangsung di Indonesia hingga Singapura.

 

Program ini merupakan kolaborasi antara FPPTI Wilayah Jawa Timur, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan Singapore Management University, yang menghadirkan pelatihan manajemen perpustakaan perguruan tinggi berbasis riset dan teknologi dengan skema hybrid—daring dan luring.

 

Kegiatan daring dilaksanakan pada 2–11 April 2026 melalui Pusdiklat Perpustakaan Nasional RI, dilanjutkan dengan sesi luring pada 14–17 April 2026 di SMU Libraries, Singapura. Dalam program ini, peserta mendapatkan penguatan kompetensi manajerial, pemanfaatan AI dalam layanan perpustakaan, hingga studi banding langsung ke sejumlah institusi terkemuka dunia.

 

Kepala Perpustakaan UIKA Bogor, Ida Farida, S.IP., M.Hum, menjadi salah satu peserta yang terlibat aktif bersama para kepala perpustakaan, pustakawan, dan tim teknologi informasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya UIKA dalam mendorong penguatan sistem pendukung akademik yang adaptif terhadap perkembangan global.

 

Ida Farida menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti program ini menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi layanan perpustakaan di lingkungan UIKA. “Kami melihat langsung bagaimana perpustakaan di tingkat global beradaptasi dengan teknologi AI, bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai bagian dari strategi layanan. Ini menjadi referensi penting untuk kami terapkan di UIKA Bogor,” ujarnya.

 

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik terbaik (best practices) dari institusi kelas dunia seperti National Library Board (NLB) Singapore dan Singapore Institute of Technology (SIT). Fokus pembelajaran meliputi penguatan literasi AI, strategi layanan berbasis kebutuhan pengguna, serta peran perpustakaan sebagai mitra strategis dalam ekosistem riset perguruan tinggi.

 

Transformasi ini menandai pergeseran paradigma besar dalam dunia perpustakaan. Jika sebelumnya kekuatan perpustakaan diukur dari kelengkapan koleksi fisik, kini bergeser pada kemampuan menghadirkan informasi yang relevan, cepat, dan tepat sasaran bagi pengguna.

 

“Perpustakaan tidak lagi sekadar tempat penyimpanan informasi, tetapi menjadi pusat navigasi pengetahuan yang berdampak langsung terhadap kualitas riset dan pembelajaran,” menjadi salah satu insight utama yang mengemuka dalam program tersebut.

 

Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi mahasiswa dan dosen dalam mengakses informasi yang lebih cepat, akurat, dan relevan untuk kebutuhan akademik maupun penelitian. Dengan dukungan teknologi AI, proses pencarian referensi, pengembangan riset, hingga penyusunan karya ilmiah dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

 

Lebih jauh, penguasaan teknologi AI dinilai sebagai kompetensi kunci bagi pengelola perpustakaan modern. Hal ini sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi dalam menghasilkan riset yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global.

 

Bagi UIKA Bogor, partisipasi dalam EXPRESS 2026 bukan sekadar mengikuti pelatihan internasional, tetapi menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem akademik yang terintegrasi antara teknologi, riset, dan layanan pendidikan.

 

Langkah ini sekaligus mempertegas posisi UIKA Bogor sebagai kampus Islam unggul yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi juga proaktif dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi dan kolaborasi global. Dengan penguatan di sektor perpustakaan sebagai pusat pengetahuan, UIKA tidak hanya beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga mengambil peran sebagai bagian dari masa depan pendidikan tinggi di era digital.

 


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang