thumb

BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi sivitas akademika dan masyarakat umum pada 19–22 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-65 UIKA Bogor sekaligus peringatan Hari Jadi Bogor ke-544.

 

Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor ini mendapat respons positif dari masyarakat. Berdasarkan data sementara dari dashboard Sehat Indonesiaku, jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 658 orang.

 

Kepala Unit Layanan Kesehatan UIKA Bogor, Andreanda Nasution, mengatakan jumlah peserta menunjukkan tren peningkatan setiap harinya, dengan rincian 256 peserta pada 19 Mei, 181 peserta pada 20 Mei, 144 peserta pada 21 Mei, dan 74 peserta pada 22 Mei.

 

“Jumlah peserta masih terus bertambah dan kami optimistis dapat mencapai target 1.000 peserta,” ujar Andreanda.

 

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat.

 

Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor. Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia.

 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan rencana pengembangan Fakultas Kedokteran di UIKA Bogor guna memperluas akses pendidikan kedokteran bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya.

 

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor, Didi Hilman, berharap program cek kesehatan gratis ini dapat berlanjut dan menjadi bagian dari penguatan konsep kampus sehat di lingkungan UIKA.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Erna Nur Aina, menyebut program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai salah satu program prioritas nasional dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045.

 

Ia mengungkapkan, Kota Bogor sebelumnya mencatat capaian pemeriksaan kesehatan sebesar 49 persen, tertinggi di Jawa Barat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan juga memaparkan hasil skrining kesehatan di lingkungan UIKA, yang menunjukkan sejumlah temuan seperti gangguan penglihatan, obesitas, hipertensi, hingga persoalan kesehatan mental di kalangan mahasiswa.

 

“Kami siap terus berkolaborasi bersama UIKA dalam meningkatkan kualitas kesehatan sivitas akademika,” kata Erna.

 

Kegiatan ini turut didukung oleh Bogor Heart and Cancer Center, PT Bogor Kardia Indonesia, serta Puskesmas Kedung Badak.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang