
Bogor, 22 Maret 2025 – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor sukses menggelar Ramadhan Leadership Summit 2025, sebuah program pembinaan kepemimpinan bagi Ketua OSIS dan Ketua Rohis dari berbagai SMA sederajat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Ahad (21-23 Maret 2025), ini diikuti oleh 88 peserta dari Kota dan Kabupaten Bogor serta dari luar daerah.
Ramadhan Leadership Summit Batch 2025 merupakan kegiatan ke dua kalinya yang diselenggarakan dengan tujuan membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan, memperkuat karakter dan spiritualitas selama bulan Ramadhan, serta memperkenalkan UIKA Bogor sebagai institusi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang membangun jaringan dan kolaborasi antar peserta.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pelatihan langsung dari mahasiswa terbaik UIKA yang tergabung dalam Duta Kampus, serta pembinaan intensif dari para pakar dan pemimpin di Kota Bogor. Beberapa tokoh yang hadir sebagai narasumber antara lain:
Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si. – Rektor UIKA Bogor
Prof. Dr. Hj. Maemunah Sa’diyah, M.Ag. – Wakil Rektor Bidang Akademik
Prof. Renea Shinta Aminda, S.E., M.M. – Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumberdaya
Hambari, M.A., Ph.D. – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah
Budi Susetyo – Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Inovasi, dan Pengembangan
Prof. Dr. Hj. Imas Kania Rahman – Dekan Fakultas Agama Islam (FAI)
Ust. Rusdi Kasman – Kaprodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI)
Rizki Fadillah – Influencer Muslim
Sebagai bagian dari program ini, para peserta mendapat pengalaman eksklusif seperti tur kampus, pengenalan sejarah UIKA, serta kunjungan ke ruang kerja rektor. Mereka juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan rektor dan para wakil rektor UIKA Bogor mengenai kepemimpinan dan pengelolaan organisasi.
Dalam sesi penutupan, Hambari, M.A., Ph.D., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah, berharap agar para peserta dapat menerapkan nilai-nilai kepemimpinan yang telah dipelajari, membangun gerakan sosial yang positif di sekolah masing-masing, serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
“Setelah mengikuti pembinaan ini, kami berharap peserta dapat mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan yang berintegritas dan Islami dalam organisasi sekolah dan kehidupan mereka. Selain itu, mereka diharapkan mampu membangun gerakan sosial yang positif di lingkungan sekolah masing-masing,” ujar Hambari.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan wawasan mendalam tentang kepemimpinan dan nilai-nilai keislaman dari para pakar. Dengan adanya program ini, UIKA Bogor semakin menegaskan perannya dalam membentuk calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter Islami yang kuat.