thumb

BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali memperkuat langkah internasionalisasinya dengan mengirimkan 20 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Batch VII ke Thailand dan Malaysia. Program yang akan berlangsung mulai Mei 2026 ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperluas kontribusi pendidikan dan pengabdian masyarakat di tingkat global.

 

Pelepasan peserta dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026, dan dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, serta dosen pembimbing akademik. Momentum ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi penegasan komitmen UIKA Bogor sebagai kampus Islam di Bogor yang aktif membangun kolaborasi lintas negara.

 

Kepala International National Collaboration Office (INCO) UIKA Bogor, Dr. Popy Novita, menjelaskan bahwa sebanyak 14 mahasiswa akan menjalankan program pengabdian di dua provinsi di Thailand, yakni Songkhla dan Narathiwat, sementara 6 mahasiswa lainnya akan melaksanakan KKN di Malaysia.

 

“Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan akademik, tetapi juga sebagai sarana pembentukan kompetensi global mahasiswa melalui pengalaman langsung di masyarakat internasional,” ujarnya.

 

Program KKN Internasional UIKA telah memasuki Batch VII dan secara konsisten menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong mahasiswa memiliki wawasan global, kemampuan lintas budaya, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia internasional.

 

Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., menegaskan bahwa para mahasiswa yang terlibat membawa tanggung jawab besar sebagai representasi kampus di tingkat global.

 

“Kepada mahasiswa yang akan berangkat, baik di Thailand maupun Malaysia, diharapkan untuk selalu menjaga marwah Universitas Ibn Khaldun Bogor. KKN bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga bentuk pengabdian yang mencerminkan citra kampus di mata masyarakat internasional,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Islam dan menghormati budaya lokal selama menjalankan program di luar negeri.

 

“Masyarakat di sana mengundang kita untuk menjalin ukhuwah dengan Indonesia. Maka, jagalah akhlak, disiplin dalam beribadah, serta hormati budaya lokal yang ada,” tambahnya.

 

Sebagai bagian dari pembekalan, kegiatan pelepasan turut dirangkaikan dengan sosialisasi pengisian Buku Kerja Pengabdian Lapangan (BKPL) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIKA. Hal ini bertujuan memastikan seluruh aktivitas pengabdian terdokumentasi secara sistematis sesuai standar akademik.

 

Program ini dinilai memberikan dampak strategis, baik bagi mahasiswa maupun institusi. Bagi mahasiswa, KKN Internasional menjadi ruang pengembangan kompetensi lintas budaya, peningkatan kemandirian, serta perluasan jejaring global. Sementara bagi UIKA Bogor, program ini memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi Islam yang adaptif dan progresif dalam membangun kemitraan internasional.

 

Salah satu peserta KKN Internasional Raihan perwalikan dari Fakultas Hukum, mengaku program ini menjadi kesempatan langka untuk merasakan pengalaman langsung di luar negeri.

 

“Ini pengalaman pertama saya ke luar negeri. Saya ingin belajar langsung dari masyarakat di sana sekaligus membawa nilai-nilai yang saya pelajari di kampus,” ujarnya.

 

Melalui program ini, UIKA Bogor tidak hanya mendorong mahasiswa unggul secara akademik, tetapi juga membentuk lulusan yang memiliki perspektif global dan siap berkontribusi di tingkat internasional.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

Daftar Sekarang