thumb
  • yoga
  • 0 Komentar
  • 41 Melihat
  • 0 Suka

Bogor, 31 Maret 2026 — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus unggul melalui penyelenggaraan Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dan Penganugerahan Guru Besar Emeritus, yang berlangsung khidmat di Auditorium Prof. Abdullah Siddiq, S.H., Selasa (31/3/2026).

 

Sidang terbuka ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, tokoh pendidikan, perwakilan pemerintah, serta civitas akademika UIKA Bogor. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Senat Akademik, dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UIKA Bogor, Ketua Yayasan, perwakilan Pemerintah Kota Bogor, serta Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.

 

Momentum utama dalam kegiatan ini adalah pengukuhan Prof. Dr. Widyasari, M.Pd. sebagai Guru Besar UIKA Bogor. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Sumber Belajar Digital sebagai Investasi Peradaban Muslim”, yang menyoroti pentingnya pengembangan sumber belajar digital sebagai warisan keilmuan berkelanjutan.

 

“Sumber belajar digital yang kita rancang hari ini adalah investasi peradaban Muslim — warisan ilmiah yang akan terus hidup, melampaui batas ruang dan waktu,” ujar Prof. Widyasari dalam orasinya.

 

Selain pengukuhan Guru Besar baru, UIKA Bogor juga memberikan penghargaan tertinggi akademik berupa Guru Besar Emeritus kepada empat tokoh yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam dunia pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, yaitu:

 

Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin
Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana
Prof. Dr. Ir. Nur Richana
Prof. Dr. Zainal Abidin Arief

 

Penganugerahan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjang para akademisi dalam membangun tradisi keilmuan dan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

 

Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar bukan sekadar capaian akademik personal, melainkan tanggung jawab besar dalam memimpin arah keilmuan dan peradaban.

 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari civitas akademika, tokoh pendidikan, serta tamu undangan dari berbagai instansi. Suasana berlangsung penuh khidmat, sekaligus menjadi refleksi atas pentingnya peran akademisi dalam menjawab tantangan zaman.

 

Melalui pengukuhan Guru Besar dan penganugerahan Guru Besar Emeritus ini, UIKA Bogor menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem akademik yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada pembangunan peradaban berbasis nilai-nilai keislaman.

 

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi bukan hanya pusat transfer ilmu, tetapi juga pusat lahirnya pemikiran strategis yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat luas.


Bagikan:

Humas UIKA

Jl. KH. Sholeh Iskandar Km.2 Kd. Badak Bogor

https://toto-kl.rpg.co.id/ https://dad.fkip.untirta.ac.id/ https://officexa.unsa.edu.ar/