Bogor, 26 Februari 2026 – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor secara resmi menyambut delapan mahasiswa internasional asal Burkina Faso dalam kegiatan penyambutan yang berlangsung pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen UIKA terhadap internasionalisasi pendidikan serta penguatan jejaring dakwah dan akademik lintas negara.
Kedelapan mahasiswa tersebut hadir sebagai penerima Beasiswa Tahfidz UIKA, sebuah skema beasiswa penuh yang diberikan kepada para penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk apresiasi atas kapasitas keilmuan dan komitmen keislaman mereka. Program ini tidak hanya memberikan pembebasan biaya pendidikan selama masa studi, tetapi juga pendampingan akademik dan sosial secara menyeluruh.
Acara penyambutan dihadiri oleh Rektor beserta jajaran Wakil Rektor, para Kepala Lembaga, Dekan Fakultas, Kepala Unit International Cooperation Office (INCO), serta mahasiswa pendamping (student buddy) yang akan membantu proses adaptasi para mahasiswa internasional di lingkungan kampus.
Dalam laporannya, Kepala INCO UIKA Bogor, Dr. Poppy Novita Pasaribu, S.TP., MBS., menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa internasional telah menyelesaikan proses administrasi dan tiba di Indonesia pada Selasa, 17 Februari 2026. Hingga kegiatan penyambutan berlangsung, mereka telah menjalani proses adaptasi awal dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi Catur Dharma UIKA, khususnya dalam bidang dakwah. “Program ini merupakan implementasi Catur Dharma UIKA khususnya bidang dakwah, di mana pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu, tetapi juga pembinaan karakter Qurani dan penguatan ukhuwah lintas bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa para mahasiswa internasional juga akan mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang difasilitasi oleh Unit Pembinaan Bahasa (UPB), guna mendukung kelancaran komunikasi dan proses pembelajaran selama menempuh studi di UIKA.
Pada kesempatan tersebut, Kepala INCO juga menyampaikan apresiasi khusus kepada salah satu mahasiswa internasional, Abdoul Bassirou Tiendrebeogo, atas capaian hafalan Al-Qur’an sebanyak 30 juz.
Sementara itu, Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kehadiran mahasiswa internasional di lingkungan kampus. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan program studi serta jajaran pimpinan universitas kepada para mahasiswa.
“Keberadaan mahasiswa internasional merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi kami untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Kami berharap para mahasiswa dapat belajar dengan nyaman, berprestasi, serta menjadi duta kebaikan yang membawa nilai keilmuan dan keislaman dari UIKA Bogor ke tingkat global,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa internasional juga menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya sejak tiba di UIKA Bogor. Ia mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di Bogor relatif tidak jauh berbeda dengan di negara asalnya, sehingga tidak mengalami kendala berarti dalam proses adaptasi awal. Ia juga merasa sangat dihargai dan diterima dengan baik oleh seluruh civitas akademika.
Para mahasiswa internasional tersebut berharap, setelah menyelesaikan studi di UIKA, mereka dapat kembali ke Burkina Faso untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh serta memperkenalkan Universitas Ibn Khaldun Bogor sebagai salah satu perguruan tinggi Islam di Kota Bogor yang berkomitmen pada penguatan keilmuan dan nilai-nilai Qurani.
Kehadiran mahasiswa internasional ini menjadi langkah nyata UIKA Bogor dalam membangun kampus yang inklusif, berdaya saing global, serta berorientasi pada pembentukan generasi berilmu dan berakhlak Qurani lintas bangsa.