Bogor — Mahasiswa Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIKA Futsal Association kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang PSSI Cup Futsal Championship 2026 Kota Bogor. Kompetisi yang digelar di GOR Pajajaran tersebut menjadi panggung pembuktian kemampuan tim futsal UIKA dalam bersaing di level perguruan tinggi.
Dalam laga final yang berlangsung sengit, tim UIKA tampil disiplin dan penuh determinasi hingga berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2–1. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kemenangan secara tim, tetapi juga diperkuat oleh capaian individu melalui Muhammad Alfarega yang dinobatkan sebagai Top Scorer kategori universitas pada turnamen tersebut.
Tim UIKA Futsal Association diperkuat oleh mahasiswa dari berbagai program studi, mulai dari Teknik Sipil, PAI, BKPI, IAT, Ilmu Hukum, Bisnis Digital, Manajemen, PENMAS, hingga Teknik Lingkungan. Kolaborasi lintas program studi tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dan solidaritas mahasiswa dalam membawa nama baik kampus di ajang olahraga tingkat kota.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIKA Bogor, Dr. Hambari, M.A., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih tim futsal UIKA. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari pembinaan kemahasiswaan yang berjalan secara seimbang antara penguatan akademik dan pengembangan minat serta bakat mahasiswa. Ia menegaskan bahwa universitas akan terus mendukung aktivitas dan pembinaan Unit Kegiatan Mahasiswa agar mampu bersaing secara profesional di berbagai kompetisi.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan seluruh sivitas akademika UIKA. Kami mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi, berkompetisi secara sehat, serta menjadikan setiap ajang sebagai ruang pembelajaran karakter dan kepemimpinan,” ujar Dr. Hambari.
Kemenangan pada PSSI Cup 2026 ini semakin memperkuat citra UIKA sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif membina prestasi mahasiswa di bidang olahraga. Melalui UKM UIKA Futsal Association, semangat sportivitas, kerja sama tim, dan daya juang mahasiswa terus dibangun sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi unggul.